Rabu, 08 Februari 2012

KONFIGURASI MAIL SERVER DEBIAN 5

Filed under: Komputer,Tugas — dimas rama @ 1:31 pm
1). Install packages yang diperlukan untuk membangun “Mail Server” :
# beckz@debian:~$ apt-get install postfix
# beckz@debian:~$ apt-get install squirrelmail
# beckz@debian:~$ apt-get install courier-imap
# beckz@debian:~$ apt-get install courier-pop
# beckz@debian:~$ apt-get install php4-imap
2). Edit file konfigurasi Mail Server :
# beckz@debian:~$ pico /etc/postfix/main.cf
# See /usr/share/postfix/main.cf.dist for a commented, more complete version
# Debian specific: Specifying a file name will cause the first
# line of that file to be used as the name. The Debian default
# is /etc/mailname.
#myorigin = /etc/mailname
smtpd_banner = $myhostname ESMTP $mail_name (Debian/GNU)
biff = no
# appending .domain is the MUA’s job.
append_dot_mydomain = no
# Uncomment the next line to generate “delayed mail” warnings
#delay_warning_time = 4h
# TLS parameters
smtpd_tls_cert_file=/etc/ssl/certs/ssl-cert-snakeoil.pem
smtpd_tls_key_file=/etc/ssl/private/ssl-cert-snakeoil.key
smtpd_use_tls=yes
smtpd_tls_session_cache_database = btree:${queue_directory}/smtpd_scache
smtp_tls_session_cache_database = btree:${queue_directory}/smtp_scache
# See /usr/share/doc/postfix/TLS_README.gz in the postfix-doc package for
# information on enabling SSL in the smtp client.
myhostname = beckz.net
mydomain =beckz.net
alias_maps = hash:/etc/aliases
alias_database = hash:/etc/aliases
myorigin = $mydomain
mydestination = beckz.net, beckz, localhost.localdomain, localhost
home_mailbox = Maildir/
relayhost =
mynetworks = 127.0.0.0/8 192.168.13.0/24
#mailbox_command = procmail -a “$EXTENSION”
mailbox_size_limit = 0
recipient_delimiter = +
inet_interfaces = all
3). Edit juga file konfigurasi yang lain :
# beckz@debian:~$ pico /etc/apache2/sites-available/default
NameVirtualHost 192.168.13.13
NameVirtualHost 192.168.2.1
<VirtualHost 192.168.13.13>
ServerAdmin webmaster@localhost
DocumentRoot /var/www/
<Directory />
Options FollowSymLinks
AllowOverride None
</Directory>
<Directory /var/www/>
Options Indexes FollowSymLinks MultiViews
AllowOverride None
Order allow,deny
allow from all
# This directive allows us to have apache2s default start page
# in /apache2-default/, but still have / go to the right place
RedirectMatch ^/$ /apache2-default/
</Directory>
ScriptAlias /cgi-bin/ /usr/lib/cgi-bin/
<Directory “/usr/lib/cgi-bin”>
AllowOverride None
Options ExecCGI -MultiViews +SymLinksIfOwnerMatch
Order allow,deny
Allow from all
</Directory>
ErrorLog /var/log/apache2/error.log
# Possible values include: debug, info, notice, warn, error, crit,
# alert, emerg.
LogLevel warn
CustomLog /var/log/apache2/access.log combined
ServerSignature On
Alias /mail/ “/usr/share/squirrelmail/”
<Directory “/usr/share/squirrelmail/”>
Options Indexes MultiViews FollowSymLinks
AllowOverride None
Order deny,allow
Deny from all
Allow from all
</Directory>
</VirtualHost>
<VirtualHost 192.168.2.1>
DocumentRoot /home/www
ServerName beckz.net
</VirtualHost>
4). Membuat folder Maildir di user tertentu :
# beckz@debian:~$ cd /home/beckz
# beckz@debian:~$ maildirmake Maildir
5). Ubah hak akses pemilik Maildir :
# beckz@debian:~$ chown beckz.beckz Maildir -Rf
6). Membuat folder Maildir otomatis ketika create user :
# cd /etc/skel
# maildirmake Maildir
7). Jalankan Mail Server :
# beckz@debian:~$ /etc/init.d/postfix restart
# beckz@debian:~$ /etc/init.d/squirrelmail restart
# beckz@debian:~$ /etc/init.d/courier-imap restart
# beckz@debian:~$ /etc/init.d/courier-pop restart
# beckz@debian:~$ /etc/init.d/cuorier-authdaemon restart

Kamis, 19 Januari 2012

PERINTAH DASAR LINUX DEBIAN 5 (LENNY)


Perintah dasar yang sering digunakan dalam linux adalah sebagai berikut :
1. ls : melihat isi direktori yang aktif
contoh : debian:/# cd /root
debian:/root# ls –à menampilkan isi direktori root
2. cat : melihat isi file secara keseluruhan
contoh : debian:/# cat [nama_file]
3. more : menampilkan isi file per layer

contoh : debian:/#more [nama_file]
4. tail : menampilkan sepuluh baris terakhir
contoh: debian:/#tail [nama_file]
5. less : melihat isi file tetapi yang bisa discroll
contoh: debian:/#less [nama_file]
6. cp : mengkopi file
contoh: debian:/#cp file1 /home —-à mengkopi file1 dari root ke direktorihome
7. mv : memindahkan file
contoh: debian:/#mv file1 /home
8. rm : menghapus file
contoh: debian:/#rm [nama_file]
9. mkdir : membuat direktori
contoh: debian:/#mkdir [nama_direktori]
10. rmdir : menghapus direktori
contoh: debian:/#rmdir [nama_direktori]
11. cd : pindah direktori
contoh: debian:/#cd root —à pindah ke direktori root

 Diambil dari blogger A'ang ansori.blogspot.com

Rabu, 18 Januari 2012

CARA MEMASANG CCTV


Berikut adalah tips dasar langkah-langkah cara pasang kamera CCTV (Closed Circuit TeleVision):

1. Tentukan kabel yang sesuai

Untuk kabel CCTV, Anda dapat menggunakan kabel RG59 Siamese yang terdiri dari kabel video dan kabel power (positif dan negatif). Kabel RG59 Siamese merupakan kabel standard yang sering digunakan untuk instalasi CCTV.

2. Tentukan lokasi dan area pantauan CCTV

Lokasi pemasangan CCTV bisa Anda tentukan berdasarkan jarak pandang yang hendak dimonitoring (apakah dekat atau jauh) dan apakah untuk keadaan gelap atau terang. Dari situ baru Anda tentukan titik pemasangan kamera CCTV.


3. Prioritaskan penempatan kamera CCTV di bawah atap/ tempat terlindung

Terutama untuk pemasangan CCTV di rumah, prioritaskan letak posisi kamera CCTV dibawah atap karena bisa melindungi kamera CCTV Anda dari hujan, angin, dan sebagainya. Selain itu, penempatan di bawah atap juga biasanya memberikan tampilan view yang lebih baik dan mudah untuk menarik kabel jaringan. 

4. Cari titik untuk mulai menarik kabel dari luar ke dalam

Setelah menentukan titik pemasangan CCTV, berikutnya adalah mencari titik masuk untuk menarik kabel RG56 dari luar ke dalam.

5. Penempatan monitor dan DVR

Monitor dan DVR adalah alat-alat yang melengkapi sistem CCTV Anda. Jika kamera CCTV biasanya ditempatkan diluar, maka DVR dan monitor digunakan untuk membantu pemantauan dari dalam ruangan. Tentukan tempat dimana monitor dan DVR akan diletakkan.

6. Memulai penarikan kabel

Setelah didapatkan titik kamera CCTV dan lokasi penempatan monitor dan DVR, maka berikutnya adalah menarik kabel RG59 yang menghubungkan antara CCTV dengan monitor dan DVR.